Gigi palsu merupakan pengganti ompong untuk mengembalikan fungsi mengunyah maupun estetika. Namun penggunaannya yang lepas pasang, seringkali membuat gigi palsu terasa longgar.
Gigi palsu longgar dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat makan, berbicara ataupun tersenyum. Kondisi ini membuat gigi palsu mudah bergeser dan lepas secara tiba-tiba saat digunakan.
Lalu, bagaimana cara mengatasi gigi palsu longgar agar lebih nyaman digunakan? Simak selengkapnya dalam artikel ini.
Penyebab Gigi Palsu Longgar
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan gigi palsu menjadi longgar, baik gigi palsu lepasan sebagian maupun gigi palsu lengkap (full denture).
1. Perubahan Bentuk Gusi dan Tulang Rahang
Ketika gigi ompong, tulang rahang di area tersebut dapat mengalami penyusutan secara bertahap. Perubahan ini juga dapat memengaruhi bentuk gusi yang menjadi tempat bertumpunya gigi palsu. Akibatnya, gigi palsu yang sebelumnya terasa pas dapat menjadi longgar karena tidak lagi sesuai dengan bentuk gusi dan tulang rahang.
2. Gigi Palsu Rusak
Gigi palsu yang retak, bengkok, atau mengalami kerusakan pada bagian pengaitnya dapat kehilangan kestabilan. Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada gigi palsu yang sudah lama digunakan atau tidak dirawat dengan baik.
3. Ukuran Gigi Palsu Tidak Sesuai
Gigi palsu yang ukuran atau bentuknya tidak sesuai dengan hasil cetakan gigi dan gusi dapat terasa longgar saat digunakan. Akibatnya, gigi palsu mudah bergeser ketika makan atau berbicara sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.
Cara Mengatasi Gigi Palsu Longgar

Cara mengatasi gigi palsu longgar perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengembalikan kenyamanan penggunaan gigi palsu.
1. Menggunakan Lem Gigi Palsu
Pada jenis gigi palsu tertentu, Anda dapat menggunakan lem gigi palsu untuk membantu mengurangi pergerakan selama digunakan.Gunakan perekat sesuai petunjuk produk dan arahan dokter gigi. Hindari menggunakan perekat secara berlebihan.
2. Melapisi Ulang Gigi Palsu (Relining)
Relining merupakan prosedur penambahan atau penggantian bahan pada permukaan gigi palsu yang bersentuhan dengan gusi. Prosedur ini bertujuan untuk menyesuaikan kembali bagian dalam gigi palsu dengan perubahan bentuk gusi dan tulang rahang. Dengan begitu, gigi palsu dapat kembali terasa lebih pas tanpa harus selalu membuat gigi palsu baru.
3. Mengganti Basis Gigi Palsu (Rebasing)
Rebasing adalah prosedur mengganti seluruh bahan basis atau dasar gigi palsu, sementara susunan gigi tiruannya dipertahankan jika masih layak digunakan. Biasanya rebasing dilakukan ketika gigi palsu longgar disebabkan perubahan bentuk gusi dan tulang rahang.
4. Mengganti Gigi Palsu
Jika gigi palsu mengalami kerusakan atau sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi rongga mulut, dokter gigi dapat menyarankan pembuatan gigi palsu baru. Dengan ukuran dan bentuk yang sesuai, gigi palsu diharapkan dapat terpasang lebih stabil dan nyaman saat digunakan.
Jangan mencoba membengkokkan pengait, mengikis permukaan atau memperbaiki gigi palsu sendiri. Tindakan tersebut berisiko merusak bentuk gigi palsu dan membuatnya semakin tidak nyaman digunakan. Dengan begitu, ketika gigi palsu Anda longgar dan sudah tidak bisa menggunakan lem gigi palsu, segera lakukan konsultasi ke dokter gigi.
Solusi Alternatif Gigi Palsu Lepasan
Jika Anda sudah merasa tidak nyaman dengan gigi palsu lepasan, bahkan sudah beberapa kali ganti karena longgar atau tidak pas, implan gigi dapat menjadi salah satu alternatif.
Karena ditanamkan ke tulang rahang, implan gigi bersifat permanen, serta mengganti akar gigi yang hilang. Dengan begitu, Anda dapat beraktivitas dengan lebih nyaman selayaknya gigi asli, mengurangi risiko iritasi gusi dari tekanan berlebih.
Implan gigi kini juga bisa mengganti satu, beberapa hingga seluruh gigi yang hilang. Untuk kasus ompong semua, Anda dapat menggunakan Tanam Serahang, yaitu solusi pemasangan 4 implan* untuk menopang crown seluruh gigi. Dengan begitu, Anda tetap bisa mengganti ompong semua tanpa harus menggunakan lem gigi palsu. Untuk tau informasi lebih lanjut, segera book konsultasi di Tanam via WhatsApp!
0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat Raya Kav. 64, blok LC 7, RT.13/RW.7, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361