Apakah pengguna gigi palsu bisa pakai behel? Anda mungkin sudah familier dengan behel, yaitu alat ortodontik untuk merapikan gigi atau mengatasi berbagai kasus maloklusi menggunakan kawat.
Tujuan pemasangan behel juga beragam sehingga wajar jika ada beberapa kasus berbeda yang diinginkan oleh seseorang. Saat sudah memiliki ompong bahkan menggunakan gigi palsu, apakah ini akan menjadi hambatan dalam merapikan giginya dengan behel? Untuk menjawab hal ini, penting untuk Anda memahami cara kerja behel dan gigi palsu.
Cara Kerja Behel dan Hubungannya dengan Gigi Palsu
Berdasarkan American Association of Orthodontics, keberhasilan perawatan behel berhubungan dengan kombinasi antara tekanan, waktu, dan kerja sama. Kawat yang dipasang pada gigi akan bantu memberikan tekanan sehingga gigi dapat bergeser ke posisi yang diinginkan.
Pergeseran gigi yang terjadi saat menggunakan behel tentunya akan memengaruhi penggunaan gigi palsu. Lalu, apakah gigi palsu bisa pakai behel? Jawabannya bisa, tetapi tergantung jenis gigi palsu yang dipakai.
Pengguna gigi palsu lepasan tidak bisa menggunakan behel, dikarenakan gigi palsu lepasan tidak memiliki pengganti akar gigi, sehingga tidak kuat untuk menopang kawat behel. Selain itu, pergeseran gigi akan mengubah kondisi area yang ompong dan mengganggu penggunaan gigi palsu. Membuat pemakaiannya menjadi tidak nyaman hingga merusak gigi palsu itu sendiri.
Namun, pemakaian behel untuk gigi palsu permanen atau implan gigi masih memungkinkan. Alasannya, implan gigi memiliki akar gigi buatan yang ditanamkan ke tulang rahang, sehingga lebih stabil dan kuat untuk menopang kawat behel. Walaupun begitu, perlu diketahui kalau behel hanya akan menggerakan gigi asli tetapi tidak dapat menggerakkan implan gigi itu sendiri.
Apakah Bisa Pakai Behel Bersamaan Gigi Palsu?
Baik penggunaan gigi palsu maupun behel membutuhkan treatment plan yang tepat dari dokter gigi yang menangani. Dengan begitu diperlukan pemeriksaan secara detail untuk mengetahui kondisi gigi, mulut dan rahang Anda.
Untuk pengguna gigi palsu lepasan, tidak memungkinkan dilakukan bersamaan. Umumnya dokter akan menyarankan untuk melepas terlebih dulu gigi palsu yang dipakai saat melakukan perawatan behel.
Lalu, untuk penggunaan implan gigi lebih memungkinkan dilakukan bersamaan dengan behel. Namun, Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter gigi Tanam untuk mendapatkan perawatan gigi yang tepat sesuai kasus yang dimiliki.
Pemasangan Implan Gigi di Tanam
Tanam merupakan Dental Implant Center di Indonesia yang menerapkan metode digital implant. Dengan dukungan teknologi implan terkini dan material implan premium dari Korea, Anda dapat mengatasi ompong dengan solusi terbaik.
Anda akan ditangani oleh tim dokter gigi spesialis yang berpengalaman dan sudah memasang lebih dari 70.000 implan untuk berbagai kasus gigi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pemasangan implan di Tanam, baik implan giginya saja atau bersamaan dengan behel, segera book konsultasi via WhatsApp!
0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat Raya Kav. 64, blok LC 7, RT.13/RW.7, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361