Salah satu faktor keberhasilan implan gigi dipengaruhi oleh rencana perawatan yang akurat. Saat ini, proses pemeriksaan tulang rahang pasien dan cetak gigi prosesnya jauh lebih cepat dan nyaman. Tidak perlu lagi merencanakan implan gigi secara manual dengan membedah gusi, adanya teknologi implan terkini dapat membantu proses yang lebih nyaman dan akurat.
Dua teknologi yang jadi andalan dokter gigi dalam pembuatan treatment plan implan adalah CBCT (3D x-ray) dan 3D dental scan. Masing-masing menggunakan teknologi yang berbeda dengan fungsi dan manfaat yang berbeda pula. Mari simak artikel berikut untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya!
Apa itu CBCT?
Scan CBCT (Cone Beam Computed Tomography) adalah alat untuk memindai anatomi wajah, mulut dan tulang rahang secara detail yang penting untuk prosedur gigi yang rumit, termasuk implan. CBCT menggunakan sinar-x berbentuk kerucut (cone-shaped x-ray) untuk menangkap gambar 3D wajah pasien dari berbagai sudut.
Berdasarkan Guy's and St Thomas' NHS Foundation Trust – Dental Cone Beam CT Scan (CBCT) Overview, perangkat CBCT (3D X-ray) umumnya telah dilengkapi dengan software bawaan yang memudahkan visualisasi gambar tiga dimensi (3D). Selain itu, tersedia pula software pihak ketiga yang menawarkan fitur analisis dan perencanaan perawatan yang lebih lengkap, termasuk pembuatan surgical guide, prototipe virtual, dan model resin hasil cetak laser.
Keunggulan utama CBCT adalah kemampuannya mengubah data hasil scan menjadi berbagai tampilan radiografi klinis, seperti foto panoramik, sefalometri, dan tampilan sendi rahang (TMJ). Gambar-gambar ini kemudian dianalisis kembali oleh dokter dan diukur sebagai dasar diagnosis dan rencana perawatan.
Peran Scan CBCT dalam Implan Gigi
1. Membantu Dokter Melakukan Diagnosis
Informasi dan hasil 3D x-ray membantu dokter gigi dalam menilai kepadatan tulang, mengukur volume tulang rahang, dan menentukan posisi saraf serta struktur penting lain di dalam rongga mulut. Semua data pengukuran tersebut perlu diperhitungkan dengan tepat sebelum melakukan tindakan implan gigi agar tidak mengganggu fungsi gigi secara alami.
2. Menyusun Rencana Perawatan
Berdasarkan data hasil diagnosis, dokter gigi akan menyusun surgical guide (Implant Aligner) dan rencana perawatan. Hasilnya akan menjadi panduan detail mengenai lokasi, kedalaman, dan sudut penempatan implan yang paling sesuai dengan kondisi tulang rahang pasien.
3. Meningkatkan Akurasi Tindakan
Perawatan implan gigi membutuhkan informasi yang lengkap secara menyeluruh. Dengan data lengkap dari kondisi awal pasien, dokter dapat menyusun rencana perawatan yang lebih akurat dan minim risiko. Hal ini berbeda dari proses implan gigi konvensional, di mana pemeriksaan tulang rahang masih dilakukan secara manual dengan membedah gusi terlebih dahulu.
Apa itu 3D Dental Scan?

Teknologi 3D dental scan merupakan alat yang dipakai untuk memindai permukaan rongga mulut (intraoral) secara tiga dimensi. Teknologi ini menggunakan cahaya laser atau structured light untuk menangkap bentuk dan kontur rongga mulut secara akurat.
Selanjutnya, data hasil pemindaian tersebut diproses oleh sistem komputer menjadi model digital 3D. Data tersebut akan membantu dokter gigi untuk melakukan analisis kondisi pasien dan merencanakan perawatan dengan lebih akurat.
Peran 3D Dental Scan dalam Implan Gigi
Akurasi dari model digital 3D akan membantu memberikan penjelasan lebih akurat selama proses pemasangan implan gigi berlangsung. Dalam konteks perencanaan perawatan implan gigi, 3D dental scan digunakan untuk:
1. Membuat model permukaan gigi dan gusi
Hasil 3D dental scan mampu memindai kontur gigi dan gusi pasien secara detail. Dari proses pemindaian tersebut, akan dihasilkan model digital permukaan rongga mulut yang akurat sebagai dasar perencanaan implan gigi pasien yang akurat.
2. Membantu merancang mahkota implan (crown)
Model digital yang dihasilkan dari teknologi 3D dental scan akan digunakan oleh dokter gigi untuk merancang mahkota implan. Teknologi tersebut dibutuhkan agar crown gigi yang sesuai dengan bentuk dan posisi gigi asli pasien, sehingga hasil akhir terlihat alami.
3. Mengevaluasi kondisi jaringan lunak sekitar implan
Teknologi 3D dental scan juga membantu dokter menilai kondisi gusi dan jaringan lunak di sekitar area implan. Bukan hanya kualitas mahkota gigi yang estetik, penempatan crown juga tidak boleh mengganggu jaringan sekitarnya.
4. Memberi gambaran visual kepada pasien
Model 3D gigi dan rongga mulut ini dapat diperlihatkan langsung kepada pasien. Jadi, pasien bisa melihat gambaran perawatan implan sebelum dan sesudah prosedur dilakukan. Hal ini akan membantu menyamakan persepsi tentang hasil perawatan yang diinginkan.
Perbedaan Scan CBCT dan 3D Dental Scan
Walaupun sama-sama menghasilkan gambar 3D, kedua teknologi ini memiliki perbedaan yang signifikan. Namun pada prakteknya, keduanya saling melengkapi dalam memberikan perencanaan implan gigi yang akurat.
Perbedaan yang paling jelas terlihat adalah dari cakupan area yang dipindai dan fungsinya dalam perawatan implan. Jika 3D dental scan hanya mampu menjangkau permukaan mulut saja, CBCT scan mampu melihat struktur dalam wajah, gigi, serta tulang rahang.
Secara umum, scan CBCT digunakan untuk kasus yang lebih kompleks dan membantu menentukan posisi implan gigi secara akurat, sedangkan 3D dental scan dapat digunakan sebagai panduan untuk mencetak crown implan.
Penggunaan CBCT Scan dan 3D Dental Scan di Tanam
Tanam merupakan Dental Implant Center di Indonesia yang menerapkan metode digital implant dalam setiap tahap perawatan. Sebelum pemasangan implan gigi, pasien akan menjalani pemeriksaan menggunakan scan CBCT (3D x-ray) dan 3D dental scan untuk membuat rencana perawatan implan gigi yang akurat. Dengan begitu, pasien dapat melakukan perawatan implan gigi yang lebih nyaman dan cepat.
Selain itu, pemasangan implan gigi di Tanam juga memanfaatkan Implant Aligner (surgical guide) yang membantu dokter menempatkan implan pada posisi yang telah direncanakan secara digital, sehingga hasilnya lebih presisi. Seluruh perawatan dilakukan oleh tim dokter gigi spesialis berpengalaman yang telah dipercaya memasang lebih dari 70.000 implan gigi di Tanam.
Ingin atasi ompong Anda dengan implan gigi? Segera book konsultasi di Tanam via WhatsApp dan dapatkan perawatan implan gigi digital terbaik!
0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat Raya Kav. 64, blok LC 7, RT.13/RW.7, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361