Sebelum pemasangan implan gigi, tindakan cabut gigi diperlukan ketika gigi mengalami kerusakan parah dan sudah tidak dapat dipertahankan.
Setelah prosedur ini, Anda mungkin merasa khawatir proses pemulihan akan memakan waktu yang cukup lama, sehingga tidak bisa makan dengan nyaman. Kekhawatiran ini wajar, terutama ketika Anda melihat adanya lubang pada gusi atau masih merasakan nyeri dan sensasi tidak biasa di area bekas cabutan.
Oleh karena itu, penting untuk memahami proses pemulihan setelah cabut gigi agar Anda dapat mengantisipasi setiap tahapan penyembuhan dengan lebih tenang.
Berapa Lama Gusi Menutup Setelah Cabut Gigi?
Proses penutupan gusi setelah cabut gigi terjadi secara bertahap dan berkaitan dengan pembekuan darah di area bekas cabutan. Umumnya membutuhkan waktu sekitar 7 hari hingga 3 minggu hingga gusi menutup sempurna. Namun, dalam beberapa kasus, penutupan gusi dapat memakan waktu lebih lama hingga 6 minggu.
Lamanya penyembuhan gusi setelah cabut gigi dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya; komplikasi tindakan cabut gigi, proses pembentukan bekuan darah (blood clot), kondisi gusi dan fisik pasien, serta kebersihan mulut pasien.
Proses Penyembuhan Gusi Setelah Cabut Gigi
Setelah gigi dicabut, mungkin ada gejala yang dirasakan pada bagian gusi dan mulut. Pada dasarnya, perlu diketahui bahwa ada proses alami yang terjadi pada jaringan mulut di antaranya sebagai berikut.
1. Proses pembekuan darah (24–48 jam pertama)
Biasanya akan terjadi pendarahan ringan hingga sedang. Tubuh akan membentuk bekuan darah (blood clot) di lubang bekas gigi yang berperan penting dalam proses pembentukan jaringan gusi, melindungi tulang dan saraf di bawahnya.
2. Jaringan mulai pulih (1–2 minggu setelah cabut gigi)
Seiring proses penyembuhan lubang setelah cabut gigi, jaringan gusi akan semakin terbentuk untuk menutup lubang bekas pencabutan. Tahap ini umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri. Jika Anda menjalani pencabutan gigi dengan tindakan bedah, dokter gigi biasanya akan melepas jahitan pada periode ini.
3. Penutupan sempurna (3–6 minggu setelah cabut gigi)
Pada tahap ini, gusi Anda akan tertutup sepenuhnya. Anda dapat makan dan minum dengan normal tanpa takut terjadi pendarahan atau menimbulkan dry socket. Di tahap ini, Anda juga sudah bisa melakukan pemasangan implan gigi untuk mengganti gigi yang hilang.

Mengapa Terjadi Pendarahan Setelah Cabut Gigi?
Pendarahan setelah cabut gigi adalah normal. Hal ini terjadi karena gigi dikelilingi oleh pembuluh darah. Ketika gigi dicabut, jaringan gusi dan tulang rahang mengalami luka, sehingga tubuh membentuk bekuan darah sebagai pelindung alami.
Berapa lama pendarahan setelah cabut gigi geraham? Secara umum, pendarahan setelah cabut gigi berhenti setelah 24 jam. Namun, pendarahan bisa berlangsung lebih lama pada beberapa kondisi berikut:
- Pasien sering meludah atau berkumur terlalu cepat
- Mengisap area cabutan (termasuk merokok/menggunakan sedotan)
- Memiliki riwayat tekanan darah tinggi
- Mengonsumsi obat pengencer darah
- Mengalami dry socket
Cara Mengatasi Pendarahan Setelah Cabut Gigi
Meski normal, akan lebih baik jika pendarahan setelah cabut gigi dapat pulih dengan lebih cepat. Agar pendarahan cepat berhenti dan gusi menutup dengan baik, lakukan hal berikut:
- Gigit kasa steril selama 30–45 menit
- Minum obat sesuai anjuran/resep dokter
- Posisikan kepala lebih tinggi saat tiduran
- Konsumsi makanan lembut dan dingin di hari pertama
- Hindari berkumur keras dan meludah terlalu sering
- Hindari rokok atau penggunaan sedotan seminggu pertama
- Jangan menyentuh area luka dengan lidah ataupun jari
Jika pendarahan tak kunjung berhenti dalam lebih dari dua hari, segera konsultasi dengan dokter gigi Anda. Agar tidak panik saat mengalami pendarahan setelah cabut gigi, Anda juga bisa menanyakan penanganan sederhana yang bisa dilakukan sendiri dengan bahan-bahan di rumah.
Proses penyembuhan yang optimal setelah pencabutan akan sangat memengaruhi keberhasilan tahap selanjutnya, termasuk penanaman implan dan proses penyatuan dengan tulang rahang. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap instruksi perawatan pasca cabut gigi serta kontrol sesuai jadwal menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan terapi.
Dengan persiapan yang tepat dan evaluasi menyeluruh oleh dokter gigi, rencana implan gigi dapat dilakukan secara lebih aman, terencana, dan memberikan hasil jangka panjang yang stabil baik dari segi fungsi maupun estetika.
0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat, Ruko Inkopal Blok C no. 77-78, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361