Cabut gigi adalah tindakan medis yang umum dilakukan untuk mengatasi berbagai macam gigi bermasalah, seperti gigi rusak parah, berlubang besar, hingga goyang. Setelah cabut gigi, Anda dapat mengganti bagian yang ompong dengan implan gigi untuk mengembalikan fungsi estetika dan mengunyah seperti gigi asli.
Anda tidak perlu khawatir jika muncul nyeri ringan atau sedikit bengkak setelah cabut gigi. Namun, Anda perlu waspada atas kondisi yang tidak kunjung membaik atau bahkan semakin parah. Agar dapat melakukan penanganan yang tepat, berikut ini beberapa ciri-ciri yang perlu diwaspadai setelah cabut gigi dan bisa menjadi tanda infeksi setelah cabut gigi.
Ciri-ciri Infeksi Setelah Cabut Gigi

1. Nyeri Hebat
Setelah cabut gigi, wajar jika ada rasa nyeri yang dirasakan pada area gusi yang baru dicabut. Namun, rasa sakit setelah cabut gigi yang tak hilang setelah beberapa hari bisa menjadi tanda infeksi. Terlebih lagi jika rasa nyeri semakin tajam dan menyebar ke telinga, rahang, atau kepala.
2. Gusi Bengkak dan Keluar Nanah
Biasanya bengkak pada gusi akan hilang sekitar 1–3 hari setelah cabut gigi dengan sendirinya. Jika gusi bengkak semakin besar, terasa keras, kemerahan, atau muncul nanah, kondisi ini bisa menjadi tanda infeksi dan tidak boleh diabaikan.
3. Pendarahan Berkelanjutan
Pendarahan normal setelah cabut gigi biasanya akan berhenti beberapa jam setelah tindakan. Jika pendarahan terus terjadi setelah beberapa hari, segera periksa kembali dengan dokter gigi Anda.
4. Demam
Ciri infeksi setelah cabut gigi yang mungkin saja tak disadari adalah demam. Infeksi gusi dapat memicu demam sebagai respons tubuh terhadap bakteri. Demam yang disertai oleh gejala menggigil dan lemas bisa menjadi kondisi yang serius. Sebaiknya, segera periksa kembali area yang telah dicabut dengan datang kembali ke dokter gigi.
5. Bau Mulut
Bau mulut yang tidak hilang meski sudah menyikat gigi dan berkumur bisa menjadi tanda adanya bakteri di area bekas cabutan. Karena itu, penting untuk melakukan proses cabut gigi di tempat dan peralatan yang bersih untuk meminimalisasi adanya kontaminasi bakteri dari alat yang tidak higienis.
Bahaya Infeksi pada Gigi
Infeksi pada gigi tidak boleh dianggap sepele. Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, infeksi dapat menyebar ke jaringan sekitar, tulang rahang, bahkan masuk ke aliran darah. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kesehatan mulut, tetapi dapat menyebabkan komplikasi ke anggota tubuh lainnya, seperti:
- Penyebaran infeksi ke otak
- Komplikasi jantung
- Mengganggu sistem pernapasan
Oleh karena itu, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter gigi jika muncul ciri-ciri infeksi setelah cabut gigi agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Jika infeksi Anda telah sembuh dan ingin memasang implan gigi untuk mengganti gigi yang hilang, Anda dapat memasangnya di Tanam.
Pemasangan implan di Tanam sudah menerapkan metode digital implant. Dari awal hingga akhir perawatan Anda akan didukung teknologi canggih seperti scan CBCT, 3D dental scan dan Implant Aligner (surgical guide) yang membuat pemasangan implan minim bedah*, lebih cepat dan akurat. Book konsultasi via WhatsApp untuk mendapatkan perawatan sesuai kebutuhan Anda!
0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat, Ruko Inkopal Blok C no. 77-78, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361