Gigi geraham memiliki peran penting dalam proses mengunyah makanan. Ketika gigi geraham patah setengah, kemampuan menggigit dan mengunyah dapat terganggu sehingga aktivitas makan menjadi kurang nyaman. Selain itu, bagian gigi yang patah biasanya memiliki tepi yang tajam sehingga dapat melukai bibir, lidah, maupun gusi.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat meningkatkan risiko infeksi, nyeri, hingga kerusakan gigi yang lebih parah. Karena itu, penanganan yang tepat perlu dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah masalah yang lebih serius.
Penyebab Gigi Geraham Patah Setengah
Gigi geraham bisa patah karena berbagai alasan, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi gigi yang sudah melemah sebelumnya. Berikut penyebab paling umum:
1. Menggigit benda keras
Menggigit makanan yang terlalu keras seperti kacang, cangkang kerang, atau es batu dapat menyebabkan gigi retak atau patah karena tekanan yang sangat kuat melebihi kemampuan gigi.
2. Cedera atau benturan keras
Ketika seseorang mengalami kecelakaan, benturan keras saat beraktivitas, atau terjatuh, gigi geraham dapat patah sebagian maupun seluruhnya. Pada dasarnya, tekanan yang sangat kuat pada gigi dapat merusak struktur gigi hingga mengakibatkan retak atau patah.
3. Gigi berlubang dan tambalan membesar
Karies atau gigi berlubang yang tidak segera ditangani akan membuat gigi menjadi rapuh, melemahkan struktur dalam gigi. Akibatnya gigi menjadi lebih rentan patah. Selain itu, gigi yang telah beberapa kali ditambal juga berisiko mengalami kerusakan lebih lanjut apabila lubang kembali membesar, memungkinkan risiko gigi patah.
4. Kebiasaan menggertakan gigi
Bruxism adalah kebiasaan menggesekkan atau menggertakkan gigi secara tidak sadar, terutama saat tidur. Tekanan yang terjadi secara berulang dapat menyebabkan permukaan gigi aus secara bertahap. Seiring waktu, kondisi ini dapat melemahkan struktur gigi sehingga gigi menjadi lebih rapuh, rentan retak, dan lebih mudah patah.
5. Struktur gigi melemah
Struktur gigi secara alami dapat melemah seiring bertambahnya usia. Namun, kesehatan gigi yang kurang terjaga juga dapat mempercepat proses tersebut, sehingga gigi menjadi lebih rapuh dan rentan mengalami kerusakan maupun patah.
Risiko Jika Gigi Geraham Patah Setengah Dibiarkan
Selain memengaruhi estetika, gigi geraham patah setengah dapat memengaruhi kesehatan seseorang. Beberapa kendala yang mungkin disebabkan karena kondisi gigi geraham patah setengah di antaranya seperti:
1. Luka dan infeksi gusi
Bagian tepi gigi yang patah dan tajam dapat melukai gusi serta jaringan lunak di sekitarnya. Selain itu, patahan gigi dapat membuka akses bagi bakteri untuk masuk ke bagian dalam gigi. Hal ini dapat menyebabkan infeksi lebih serius, bahkan berkembang menjadi abses gigi yang menimbulkan nyeri hebat.
2. Rasa sakit yang tajam
Awalnya, gigi yang patah mungkin hanya menimbulkan rasa ngilu sesekali. Namun, saraf yang terekspos akan semakin sensitif terhadap suhu, tekanan, dan rasa manis atau asam. Jika tidak ditangani, rasa nyeri dapat menjadi lebih sering muncul, semakin intens, bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari.
3. Pembusukan area patah yang meluas
Gigi geraham patah setengah membuka celah bagi bakteri untuk masuk dan berkembang biak pada jaringan dalam gigi. Lama-kelamaan, area patahan tidak hanya meluas, tetapi juga mulai membusuk. Prosesnya mungkin berlangsung diam-diam tanpa selalu disertai rasa sakit di awal.
4. Kehilangan gigi permanen
Ketika kondisi gigi geraham patah sudah sangat parah, membusuk, dan tidak dapat tertolong lagi, akhirnya gigi geraham tersebut harus dicabut agar tidak mencederai gigi di sekitarnya. Hal ini tentunya membuat penderita kehilangan giginya secara permanen. Tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga aktivitas sehari-hari seperti berbicara dan makan.
Solusi Gigi Geraham Patah Setengah

Penanganan gigi geraham yang patah setengah bisa dipengaruhi oleh tingkat kerusakan, lokasi patahan, dan berbagai pertimbangan medis lainnya. Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter gigi diperlukan untuk menentukan perawatan yang paling tepat. Beberapa opsi penanganan gigi geraham yang patah setengah di antaranya sebagai berikut.
1. Perawatan saluran akar
Ketika gigi geraham patah setengah dan melukai saraf, maka perawatan saluran akar diperlukan untuk mengatasi infeksi jaringan dalam gigi. Prosedur ini bertujuan untuk membersihkan jaringan saraf yang rusak atau terinfeksi dari dalam gigi, kemudian mengisi ruang tersebut dengan material khusus agar bakteri tidak masuk kembali.
2. Crown gigi
Dokter mungkin akan menyarankan pemasangan crown gigi untuk mengatasi estetika dan melindungi jaringan dalam gigi geraham yang patah setengah. Tujuannya agar yang sudah rapuh tidak terinfeksi kembali. Tindakan ini biasanya dilakukan setelah melakukan perawatan saluran akar gigi.
Crown merupakan “selubung” yang dibuat menyerupai bentuk gigi asli dan dipasang untuk menutupi seluruh permukaan gigi yang telah rusak. Namun, pemasangan crown pada gigi yang pernah patah atau menjalani perawatan saluran akar cenderung menjadi lebih rapuh dibandingkan gigi sehat.
3. Cabut gigi
Jika rasa nyeri hebat muncul terus menerus, dan kondisi gigi patah sudah tidak bisa tertolong, cabut gigi menjadi solusi paling efektif. Selain rasa nyeri, cabut gigi mungkin juga menjadi solusi untuk menangani gigi patah yang sudah disertai munculnya abses gigi berulang atau gigi goyang.
4. Implan gigi
Fungsi utama gigi geraham adalah untuk menghaluskan makanan sebelum ditelan agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. Kondisi gigi geraham patah akan membuat fungsi tersebut tidak bekerja secara optimal.
Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengganggu sistem pencernaan, serta membuat gigi lain bekerja lebih keras, yang mempercepat keausan gigi. Setelah gigi geraham yang patah dicabut, Anda dapat menggantinya dengan pasang implan gigi. Tidak hanya mengembalikan estetika, tetapi juga dapat digunakan seperti gigi asli.
Implan Gigi Sebagai Solusi Gigi Geraham Patah Setengah
Ketika gigi geraham harus dicabut, implan gigi menjadi pilihan terbaik untuk menggantikan gigi yang hilang. Hal ini dikarenakan implan memiliki tampilan, fungsi dan kenyamanan seperti gigi asli.
Berbeda dengan gigi palsu lepasan atau dental bridge yang hanya menopang dari permukaan, implan tertanam langsung ke dalam tulang rahang sehingga mengganti struktur akar gigi yang berfungsi merangsang gusi dan menahan tekanan saat mengunyah.
Untuk menggantikan gigi geraham yang ompong, Anda dapat mempertimbangkan perawatan implan gigi yang terdiri dari implan titanium dan crown berbahan zirconia. Implan titanium berfungsi sebagai pengganti akar gigi dan memiliki daya tahan yang tinggi. Material ini juga dapat menyatu dengan tulang rahang (oseointegrasi) dengan baik, sehingga memberikan fondasi yang kuat dan stabil untuk gigi pengganti.
Sementara itu, crown zirconia berperan sebagai mahkota gigi yang terlihat di atas gusi. Selain memiliki tampilan yang menyerupai gigi alami, zirconia juga dikenal kuat dan tahan terhadap tekanan kunyah yang besar, sehingga cocok digunakan untuk menggantikan gigi geraham.
Umumnya, Anda dapat memasang single implant jika kehilangan gigi ompong satuan, dan implant bridge untuk mengatasi ompong berderet. Namun untuk lebih pastinya, Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter gigi Tanam untuk pemasangan jenis implan gigi yang tepat sesuai kasus. Segera book konsultasi via WhatsApp dan temukan Tanam Dental Implant Center terdekatmu!0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat Raya Kav. 64, blok LC 7, RT.13/RW.7, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361