Di Indonesia, lem gigi palsu umumnya tersedia dalam bentuk krim atau pasta. Biasanya, lem gigi palsu digunakan untuk pemasangan gigi palsu lengkap (full denture) agar dapat merekat dengan stabil dan kuat pada gusi. Penggunaan lem gigi palsu aman untuk setiap hari selama mengikuti arahan dari dokter.
Lem gigi palsu juga bisa digunakan untuk memperbaiki gigi palsu retak atau rusak. Dalam artikel ini, pembahasan akan berfokus pada lem gigi palsu yang digunakan untuk membantu merekatkan gigi palsu pada gusi.
Kondisi yang Bisa Diatasi Lem Gigi Palsu
Penggunaan lem untuk memperbaiki kerusakan pada gigi palsu pada dasarnya aman dan diperbolehkan. Lem gigi palsu yang digunakan khusus untuk perawatan gigi dapat membantu meningkatkan stabilitas gigi palsu dalam beberapa kondisi berikut:
1. Kondisi Mulut Kering
Dalam beberapa kasus, obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mulut kering. Kondisi ini dapat membuat gigi palsu lebih sulit bertahan pada posisinya. Penggunaan lem gigi palsu dapat membantu meningkatkan daya rekat dan menjaga gigi palsu tetap stabil saat digunakan.
2. Musisi dan Pembicara
Orang yang banyak berbicara atau aktif sebagai musisi, terutama penyanyi atau pemain alat musik tiup juga dapat menggunakan lem gigi palsu. Karena intensitas kegiatan yang banyak menggunakan fungsi rahang, lem gigi palsu bisa membantu menjaga gigi palsu lepasan tetap stabil saat beraktivitas.
3. Mengalami Kondisi Medis Tertentu
Orang yang pernah mengalami stroke, memiliki gangguan neurologis, atau berusia lanjut dapat mempertimbangkan penggunaan lem gigi palsu. Fungsi lem dapat membantu meningkatkan stabilitas dan kenyamanan gigi palsu saat digunakan karena keterbatasan kondisi tersebut.
4. Setelah cabut gigi
Ketika menggunakan gigi palsu setelah cabut gigi, kondisi tulang rahang mungkin saja berubah selama masa penyembuhan. Perubahan ini dapat membuat gigi palsu menjadi kurang pas dari waktu ke waktu. Lem gigi palsu dapat membantu menjaga stabilitas untuk sementara.
Risiko Pakai Lem Gigi Palsu
Penggunaan lem gigi palsu secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa masalah, terutama jika dilakukan terus-menerus. Berikut beberapa risiko yang perlu Anda ketahui:
1. Keracunan Zinc
Berdasarkan U.S Food & Drug Administration (FDA), lem gigi palsu yang mengandung zinc dapat menyebabkan seseorang keracunan zinc. Walaupun bagus untuk tubuh, konsumsi zinc berlebih dapat menyebabkan kerusakan syaraf. Biasanya, pengguna gigi palsu yang keracunan zinc akan merasakan gejala mulut kebas, mudah lelah, otot lemas, hingga kesulitan bernapas.
Gejala-gejala ini mungkin saja muncul secara bertahap. Karena itu, segera konsultasi dengan dokter gigi Anda ketika merasakan mulut kebas ketika sedang menggunakan gigi palsu. Sebaiknya, Anda juga segera mengganti gigi palsu longgar dengan yang baru daripada memaksakan pemakaian lem gigi palsu secara berlebih.
2. Iritasi Gusi
Iritasi gusi dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan lem gigi palsu, atau pemakaian yang terlalu lama. Dalam beberapa kasus, seseorang mungkin saja menggunakan gigi palsu lebih dari 24 jam tanpa melepasnya sama sekali. Dalam kasus seperti ini, faktor kebersihan mulut juga mempengaruhi dan menyebabkan gusi iritasi.
3. Gangguan Sistem Pencernaan
Walaupun dirancang aman untuk mulut, sebagian kecil lem gigi palsu mungkin saja tertelan . Jika tertelan secara tidak sengaja dalam jumlah sedikit mungkin saja tidak akan menyebabkan hal serius. Tetap jika terjadi secara berulang, secara tak sadar bahan kimia dari lem gigi palsu dapat mengiritasi perut hingga mengganggu sistem pencernaan.
Cara Aman Menggunakan Lem Gigi Palsu
Penggunaan lem gigi palsu yang tepat dapat membantu gigi palsu lepasan terasa lebih stabil dan nyaman saat digunakan. Berikut cara menggunakan lem gigi palsu yang aman:
- Pastikan gigi palsu dalam keadaan bersih
- Oleskan lem secukupnya pada bagian dalam gigi palsu
- Gunakan ujung aplikator atau cotton bud untuk meratakan lem
- Jangan mengoleskan lem pada tepi gigi palsu agar tidak meleber saat gigi palsu dipasang
- Pasang gigi palsu perlahan dan gunakan sesuai anjuran dokter
Jika lem gigi palsu habis, berhati-hatilah untuk memilih bahan pengganti lem untuk menyesuaikan fungsinya. Meskipun beberapa jenis lem seperti superglue sering kali dipertimbangkan sebagai pengganti lem gigi palsu, kandungan bahannya belum tentu aman. Bahan lem perekat gigi harus sesuai anjuran dokter dan tidak boleh diganti sembarangan.
Di sisi lain, gigi palsu yang tetap terasa longgar saat lem gigi palsu sudah dipakai dalam jumlah banyak mungkin menjadi pertanda kondisi ketidakcocokan. Sebaiknya, jangan terus menambah jumlah lem hanya untuk merekatkan gigi palsu. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa gigi palsu sudah tidak lagi pas dan perlu diperiksa oleh dokter gigi.
Solusi Alternatif Gigi Palsu
Jika Anda merasa mengganti gigi palsu berulang terlalu merepotkan, implan gigi dapat menjadi salah satu alternatif. Karena ditanamkan ke tulang rahang, implan gigi bersifat permanen, serta lebih kuat dibandingkan gigi palsu lepasan.
Untuk kasus ompong semua, Anda dapat menggunakan Tanam Serahang, yaitu solusi pemasangan 4 implan* untuk menopang crown seluruh gigi. Dengan begitu, Anda tetap bisa mengganti ompong semua tanpa harus menggunakan lem gigi palsu. Untuk tau informasi lebih lanjut, segera book konsultasi di Tanam via WhatsApp!
0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat Raya Kav. 64, blok LC 7, RT.13/RW.7, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361