Behel merupakan alat untuk merapikan gigi. Salah satu masalah gigi yang umum diatasi behel adalah gigi renggang. Adanya celah antara gigi renggang seringkali terlihat seperti gigi ompong. Ini mungkin membuat Anda berpikir bahwa behel bisa juga menjadi solusi gigi ompong. Apakah gigi ompong bisa menggunakan behel?
Pada beberapa kondisi, behel dapat menjadi solusi untuk mengurangi celah gigi pada kasus gigi ompong. Dokter perlu melakukan identifikasi terlebih dahulu agar hasil perawatan sesuai dengan hasil yang diinginkan oleh pasien. Untuk mengetahui penjelasan lebih lengkap mengenai kasus gigi ompong, simak artikel berikut ini!
Kondisi Gigi Ompong yang Bisa Dibehel
Gigi ompong bisa pakai behel, tapi tidak untuk semua kasus gigi ompong atau kehilangan gigi. Hal ini memungkinkan karena tekanan yang diberikan behel mampu membuat gigi bergerak ke posisi yang diinginkan, sehingga menutup celah antar gigi.
Kondisi ompong yang masih bisa diatasi dengan behel biasanya dilakukan untuk satu gigi yang hilang pada area yang sama. Lalu, celah antara gigi kecil atau tidak terlalu lebar, memungkinkan pergerakan gigi optimal. Ada pula kondisi ompong yang tidak bisa diatasi dengan behel, di antaranya:
- Tulang rahang terlalu tipis karena sudah kelamaan ompong
- Jumlah gigi yang hilang lebih dari satu pada area yang sama
- Celah antara gigi terlalu besar, pergeseran tidak maksimal
- Kondisi gigi sekitar tidak sehat, seperti infeksi, berlubang, atau goyang
Berdasarkan MouthHealthy dari American Dental Association (ADA), behel merupakan alat ortodonti untuk mengoreksi gigitan atau maloklusi. Jadi, behel bukan solusi utama untuk mengatasi gigi ompong. Anda memerlukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter jika ingin menggunakan behel untuk gigi ompong.
Alternatif Pengganti Gigi Ompong
Jika masalah utama Anda adalah gigi ompong, terdapat solusi yang lebih baik daripada behel. Anda dapat mengganti gigi yang hilang dengan gigi palsu, dental bridge atau implan gigi. Ketiganya memiliki cara kerja, kelebihan, dan pertimbangan yang berbeda.
- Gigi palsu: Gigi tiruan yang dapat menggantikan satu atau beberapa gigi yang hilang dan umumnya dapat dilepas-pasang untuk dibersihkan.
- Dental bridge: Gigi tiruan yang menggantikan gigi yang hilang dengan menggunakan gigi sebelahnya sebagai penopang.
- Implan gigi: Pengganti gigi yang ditanam ke dalam tulang rahang untuk menggantikan fungsi akar gigi, kemudian dilengkapi dengan mahkota gigi sebagai pengganti bagian gigi yang terlihat.
Pemasangan Implan Gigi di Tanam
Hingga saat ini, implan gigi adalah pengganti ompong yang tampilan dan fungsinya paling menyerupai gigi asli. Ini dikarenakan implan juga mengganti struktur akar gigi dengan ditanamkan ke tulang rahang. Jika Anda tertarik untuk mengatasi ompong dengan implan gigi, Anda dapat melakukan konsultasi dan pemeriksaan lebih lanjut di Tanam.
Tanam merupakan Dental Implant Center di Indonesia yang menerapkan metode digital. Menggunakan teknologi implan terkini, seperti CBCT scan, 3D dental scan, dan implant aligner (surgical-guide) membuat prosedur pemasangan implan di Tanam lebih cepat dan minim bedah*.
Book konsultasi via WhatsApp untuk mulai perawatan implan gigi Anda!
0 Comment
No Comments yet
Be the first to give a comment
Mungkin Anda Suka
Lokasi Klinik
Jl. Pakubuwono VI-71 Blok E.1 RT. 11 RW. 2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jl. K.H. Wahid Hasyim No.47, Gondangdia, Jakarta Pusat
Jl. Boulevard Barat Raya Kav. 64, blok LC 7, RT.13/RW.7, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara
Ruko Metro Gallery, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok.8 No. CE, Penjaringan, Jakarta Utara
Komplek Ruko Sentral Niaga Puri Indah, Jl. Puri Molek B1 Blok T6, RT.1/RW.2, Kembangan Sel., Kembangan, Jakarta Barat 11610
Ruko Mendrisio, Jl. Boulevard iL Lago, BSD Raya Utama No.26 & 27, Serpong, Banten 15332
Jl. Indragiri No.48-A, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya
Paskal Hyper Square, Jl. Pasir Kaliki No.25-27 Blok A-38, Ciroyom, Kec. Andir, Kota Bandung
Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361